BENTUK IMAJI LIRIK LAGU ALBUM MENARI DALAM BAYANGAN KARYA BASKARA PUTRA (HINDIA)
Keywords:
bentuk imaji; citraan; lirik lagu; stilistikaAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk imaji dalam lirik lagu album Menari dalam Bayangan karya Baskara Putra (Hindia). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepadatan citraan yang tinggi pada lirik-lirik Hindia yang belum banyak dikaji secara stilistika, khususnya pada album debut solonya yang mengangkat tema kesehatan mental, kecemasan, dan pencarian jati diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Sumber data penelitian terdiri atas lirik lima belas lagu dalam album tersebut, dengan data berupa satuan kata dan frasa yang mengandung fungsi imajinatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya lima bentuk imaji yang tersebar di seluruh lagu dalam album, yaitu citraan visual, citraan auditif, citraan kinestetik, citraan taktil, dan citraan emosional. Citraan emosional menjadi bentuk imaji paling dominan karena merepresentasikan pergulatan emosi ambivalen antara harapan dan kesedihan sebagai fondasi tematik album, sementara citraan kinestetik ditandai oleh motif menari yang berulang sebagai benang merah naratif yang menyatukan keseluruhan lagu. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya imaji dalam lirik lagu Baskara Putra (Hindia) memberikan kontribusi berupa pemetaan bentuk imaji pada musisi solo Indonesia kontemporer.
References
Alaslan, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Altenbernd, L., & Lewis, L. L. (1966). A handbook for the study of poetry. Macmillan.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Rev. ed.). Rineka Cipta.
Damono, S. D. (2012). Pengkajian puisi. Gramedia Pustaka Utama.
Darma, B. (2004). Pengantar teori sastra. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Keraf, G. (2010). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia Pustaka Utama.
Kumalasari, A., Wahyusari, A., & Habibah, S. (2024). Analisis diksi dan citraan dalam lirik lagu album “Manusia” karya Tulus. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 13(1).
Leech, G. N., & Short, M. (2007). Style in fiction: A linguistic introduction to English fictional prose. Pearson Education.
Luxemburg, J. van, Bal, M., & Weststeijn, W. G. (1989). Pengantar ilmu sastra (D. Hartoko, Terj.). Gramedia.
Mahliatussikah, H. (2019). Stilistika puisi Arab. UM Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.
Ningrum, E. Y. P. (t.t.). Diksi dan citraan dalam lirik lagu album “Monokrom” karya Tulus sebagai alternatif pembelajaran apresiasi puisi di SMA. Alinea: Jurnal Bahasa Sastra dan Pengajarannya.
Nurlaila, N., Rifai, A., & Nayla, A. (2022). Diksi dan citraan dalam lirik lagu album “Ego dan Fungsi Otak” karya Fourtwnty sebagai alternatif pembelajaran puisi di SMA. Sasindo, 10(1). https://doi.org/10.26877/sasindo.v10i1.11259
Perrine, L. (1974). Sound and sense: An introduction to poetry (4th ed.). Harcourt Brace Jovanovich.
Pradopo, R. D. (2010). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural dan semiotik. Gadjah Mada University Press.
Putri Khoirunissa, R. R. R., & Sabardila, A. (2024). Variasi majas dan citraan dalam lirik lagu Payung Teduh album Ruang Tunggu dan relevansinya sebagai bahan ajar menulis puisi di SMA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(2), 1694–1711. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i2.3596
Suciati, M., Mulyono, T., & Khotimah, K. (2020). Citraan dalam kumpulan puisi Dongeng-Dongeng yang Tak Utuh karya Boy Candra dan implikasinya. Skripta, 6(2). https://doi.org/10.31316/skripta.v6i2.911
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wiyatmi. (2013). Sosiologi sastra. Kanwa Publisher.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khafidah, Badriyah Wulandari, Tristan Rokhmawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









