Penguatan Peran Ibu melalui Psikoedukasi Pola Asuh di Tegal Binangun Palembang

Authors

  • Sayyidah Nailahturrohmah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fatmawaty Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Anisa Elwidra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Masayu Haura Al-Haqqu Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Farhan Adrian Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Kesehatan Mental, Pola Asuh, Parenting, Ibu, Komunitas

Abstract

Kesehatan mental anak di Indonesia masih menjadi tantangan yang serius. Data Survei Kesehatan Mental Remaja Nasional Indonesia (I-NAMHS) tahun 2022 menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja usia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan mental. Salah satu faktor yang berperan dalam perkembangan kesehatan mental anak adalah pola asuh yang diterapkan orang tua, khususnya ibu, yang juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan psikoedukasi pola asuh anak di wilayah Tegal Binangun, Palembang, serta mengevaluasi kontribusi pendekatan berbasis komunitas dan nilai Islam dalam meningkatkan kesadaran ibu mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi pengasuhan yang berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain community-based psychoeducation. Partisipan penelitian berjumlah sekitar 50 orang ibu yang direkrut melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kunjungan rumah, observasi, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami hubungan antara pola asuh dan kesehatan mental anak serta belum menyadari pengaruh kondisi emosional mereka terhadap kualitas pengasuhan. Pelaksanaan psikoedukasi mendorong munculnya perubahan pemahaman, peningkatan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental ibu, serta komitmen untuk menerapkan pola asuh yang lebih responsif dan adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis komunitas yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam berpotensi menjadi strategi edukatif yang efektif dalam memperkuat kapasitas pengasuhan ibu dan mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang lebih sehat.

References

Bensaid, B. (2021). An Overview Of Muslim Spiritual Parenting. Religions, 12(12), 1057. https://doi.org/10.3390/rel12121057

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis In Psychology. Qualitative Research In Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706QP063OA

Indirayanti, I. G. A. T., Maulina, N., & Tobing, G. Y. (2024). Pengaruh Pola Asuh Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Anak. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 5307–5310.

Indonesian National Adolescent Mental Health Survey. (2022). Indonesian National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan Penelitian. Center For Reproductive Health, Universitas Gadjah Mada.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Mu’min, U. A. et al. (2025). Enhancing Early Childhood Character Development Through Islamic Parenting Approaches. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 21(2), 493–503.

Rizal, F. M., et al. (2022). Psikoedukasi Tentang Pola Asuh Efektif Di Masa Kini. Jurnal Kebajikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 43–48.

Sandelowski, M. (2000). Whatever Happened To Qualitative Description? Research In Nursing & Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240X(200008)23:4<334:aid-nur>3.0.CO;2-G

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Sayyidah Nailahturrohmah, Fatmawaty, Anisa Elwidra, Masayu Haura Al-Haqqu, & Farhan Adrian. (2026). Penguatan Peran Ibu melalui Psikoedukasi Pola Asuh di Tegal Binangun Palembang . Journal of Therapia, 3(1), 15–21. Retrieved from https://indoscholarcenter.com/index.php/JOT/article/view/334