HUBUNGAN ANTARA FATHER INVOLVEMENT DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA SMA
Keywords:
Father Involvement, Regulasi Emosi, Senior High School StudentAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara father involvement dengan regulasi emosi pada siswa SMA. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMA di Kota Surabaya. Sampel Penelitian berjumlah 386 siswa dan siswi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidental sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korerasional. Instrumen penelitian meliputi skala Father Involvement Scale (FIS) dengan jumlah 26 aitem valid, Emotion Regulation Questioner (ERQ) dengan jumlah 15 aitem valid. Uji hipotesis dilakukan menggunakan korelasi Product Moment. Hasil analisis data antara variabel father involvement dengan regulasi emosi menunjukkan nilai (r= 0,089; p= 0,081). Berdasarkan nilai korelasi yang diperoleh maka dinyatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel father involvement dengan regulasi remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa regulasi emosi pada remaja dapat terjadi dari berbagai faktor lain yang turut berperan dalam pembentukan regulasi emosi pada siswa SMA.
References
Afika Chintya Kerta, & Andhita Dyorita Khoiryasdien. (2026). Hubungan Antara Keterlibatan Ayah dan Regulasi Emosi Pada Generasi Z di Yogyakarta. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3287–3298. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.14312
Azizah, N. H., Ilahi, Z. N. R., Pramono, & Arafik, M. (2025). Peran ayah terhadap perkembangan sosial-emosional anak dalam buku Gentle Parenting vs VOC Parenting (Tinjauan psikologi anak). DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 131–138. https://doi.org/10.61104/dz.v3i2.2837
Aprilia, R. D., Wijaya, H. G., & Sulistiani, W. (2025). Regulasi emosi pada remaja SMP X di Pesisir Kenjeran Surabaya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 11456–11464. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26531
Angri Novita Dewi, & Ambarwati, K. D. (2023). Hubungan Kelekatan Ayah dengan Regulasi Emosi pada Wanita Dewasa Awal yang Bekerja dan Belum Menikah. Psyche 165 Journal, 14, 282–287. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i4.291
Amira, F. S., & Mastuti, E. (2021). Hubungan antara parent attachment dengan regulasi emosi pada remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 837–843.
Aninditha, R., & Boediman, L. M. (2021). Father involvement as moderator: Does father’s emotional regulation influence preschooler’s emotional regulation? Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 18(1), 228–242. https://doi.org/10.18860/psi.v18i1.12121
Astuti, dkk,. (2019). Hubungan Antara Regulasi Emosi Degan Perilaku Memaafkan Pada Siswa Sekolah Menengah. Onsilia, Jurnal Ilmiah BK, 2, 1–10. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/j_consilia
Banun, J. S., Aurora, A., Larasati, A. M., Manurung, I. H., & Hastuti, R. (2025). Pengaruh keterlibatan ayah dengan regulasi emosi Gen Z. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2). https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5321
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2025, Januari 29). Saling ejek saat live TikTok berujung perkelahian, Satpol PP Surabaya amankan enam remaja.
Dewi, M. P., & Widyastuti. (2024). Keterlibatan ayah dan regulasi emosi remaja di Pamotan. Pubmedia Journal of Islamic Psychology, 1(2), 1–8. https://diksima.pubmedia.id/index.php/Psychology
Farih, Y. N., & Wulandari, P. Y. (2022). Pengaruh keberfungsian keluarga terhadap regulasi emosi pada remaja awal. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 445–455.
Finley, G. E., & Schwartz, S. J. (2004). The father involvement and nurturant fathering scales: Retrospective measures for adolescent and adult children. Educational and Psychological Measurement, 64(1), 143–164. https://doi.org/10.1177/0013164403258453
Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual Differences in Two Emotion Regulation Processes: Implications for Affect, Relationships, and Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362. https://doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348
Hurlock. (2011). Psikologi Perkembangan. book psikologi perkembangan, 447.
Kamilah, F., & Ariana, A. D. (2025). Peran self-differentiation terhadap regulasi emosi pada remaja tengah dengan kurangnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Artikel Penelitian, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025, Februari 11). Laporan tahunan KPAI, jalan terjal perlindungan anak: Ancaman serius generasi emas Indonesia.
Khofifah, A. N., Musawwir, M., & Purwasetiawatik, T. F. (2023). Pengaruh Father Involvement terhadap Regulasi Emosi Remaja Akhir di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 56–64. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i1.2043
Maureen, C. L., & Febrieta, D. (2024). Peran kelekatan orang tua untuk meningkatkan regulasi emosi pada remaja akhir. SCHEMA: Journal of Psychological Research, 9(1), 37–45. https://doi.org/10.29313/schema.v9i01.4136
Putri, D. U., & Ramli, M. R. (2025). Peran komunikasi ayah dalam membentuk self-efficacy anak di tengah budaya paternalistik dan kondisi fatherless. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1), 57–67. https://doi.org/10.21070/kanal.v14i1.1856
Puglisi, N., Rattaz, V., Favez, N., & Tissot, H. (2024). Father involvement and emotion regulation during early childhood: A systematic review. BMC Psychology, 12, 675. https://doi.org/10.1186/s40359-024-02182-x
Rahmawati, A. M., Pusparatri, E., Khairunnisa, F. N., & Jauhar, M. (2024). Kehadiran ayah, regulasi emosi, dan kepercayaan diri remaja. Jurnal Keperawatan Raflesia, 6(2), 101–112.
Rusmiyanto. (2025, Desember 2). Kasus bullying siswa SMP di Surabaya: Korban trauma dan minta pindah sekolah.
Setiawan, A. D. (2025, September 11). 9 remaja ditangkap usai tawuran di Surabaya, polisi temukan sajam dan molotov.
Sarfika, R., Moh Yanuar Saifudin, I. M., Sari, I. M., Murni, D., Malini, H., & Abdullah, K. L. (2023). Investigating associations between emotional and behavioral problems, self-esteem, and parental attachment among adolescents: A cross-sectional study in Indonesia. Heliyon, 9(11). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e21459
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
UNESCO. (2018, October 1). New data reveal that one out of three teens is bullied worldwide.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sanabillatul Habibah, Sayidah Aulia Ul Haque, Sayidah Aulia Ul Haque, Adnani Budi Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









