PENGARUH SECURE ATTACHMENT OLEH ASATID TERHADAP RESILIENSI SANTRI PONDOK PESANTREN BAITUL HIKMAH JEMBER

Authors

  • Dwi Yulia Tiar Magehi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember
  • Maulana Arif Muhibbin Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember
  • Aggraeni Swastika Sari Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember

Keywords:

Asatid, Resiliensi, Secure Attachment, Santri

Abstract

Permasalahan yang dihadapi santri meliputi tuntutan penyesuaian yang dihadapi santri selama menjalani kehidupan di lingkungan pesantren, baik dalam mengikuti aturan, kegiatan pendidikan, maupun interaksi dengan lingkungan sosial. Kondisi tersebut membutuhkan kemampuan santri untuk menghadapi tekanan dan menyesuaikan diri, salah satunya melalui resiliensi. Dukungan sosial yang diterima santri dari Asatid dapat memberikan rasa aman dan menjadi dasar terbentuknya secure attachment, yang selanjutnya membantu santri menghadapi tekanan dan mengembangkan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Secure Attachment oleh Asatid terhadap resiliensi santri di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 179 santri. yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Secure Attachment berdasarkan teori Armsden dan Greenberg (1987) dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,960 dan skala Resiliensi berdasarkan teori Reivich dan Shatté (2002) dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,881. Hasil analisis regresi linear sederhana menggunakan Jamovi 2.3 menunjukkan bahwa Secure Attachment oleh Asatid tidak berpengaruh signifikan terhadap resiliensi santri (R = 0,104; R² = 0,0109; F = 1,95; p = 0,164). Hal ini menunjukkan bahwa Secure Attachment oleh Asatid bukan merupakan prediktor yang signifikan terhadap resiliensi santri di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Jember.

References

Abdullah, M. W., Hasan, S. R., & Ibrahim, S. (2025). Pengaruh intensitas komunikasi orangtua terhadap resiliensi santri pesantren dalam perspektif hukum keluarga Islam. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam (JRHKI), 5(1).

Amin, Nur Fadilah, dkk. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel dalam Penelitian, Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, Vol. 12. No.1. 17

Armsden, G. C., & Greenberg, M. (1987). The inventory of parent and peer attachment: Individual differences and their relationship to psychological well-being in adolescence. Journal of youth and adolescence, 16(5), 427-454.

Armsden,G.C.,&Greenberg,M.T.(1987). The Inventory of Parent and Peer Attachment: Individual differences and their relation to psychological well-being in adolescence. Journal of Youth and Adolescence, 16, 427–454.

Asmariza, W., Chairilsyah, D., & Puspitasari, E. (2019). Hubungan Kelekatan Aman (Secure Attachment) Dengan Resiliensi Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 6 (2), 89-102. ISSN 2355-6897.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Anggota IKAPI.

Arwen, N., & Huwae, A. (2026). Hubungan antara Secure Attachment dengan resiliensi akademik pada mahasiswa fungsionaris lembaga kemahasiswaan Universitas Kristen Satya Wacana. Jurnal Psikologi, 19(1), 1–15.

Auliya, N. P. D., & Setiyowati, N. (2024). Systematic Literature Review Based on Big Data: Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being pada Remaja. Psyche 165 Journal, 134–139. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i2.367

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Anggota IKAPI.

Desmita, D. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.

Fadillah, N., Rasmani, U. E. E., & Rahmawati, A. (2021). Pengaruh Secure Attachment terhadap kemandirian anak kelompok B Gugus Mawar Matesih Karanganyar. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 157–163.

Ibrahim, W. S., Musawwir, M., & Alim, S. (2021). Dukungan sosial terhadap resiliensi pada santri di Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 1(1), 26–31.

Maulana Arif Muhibbin (2022) Psikologi di Panti Asuhan: Sebuah Wawasan Agar HidupAnak Lebih Berkualitas. Publisher: Haura Publising ISBN: 978-623-5333-23-6

Maghfiroh, N. R. (2022). Hubungan kelekatan pada orang tua dengan resiliensi santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso (Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember).

Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Stimulasi Perkembangan Psikososial Pada Remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 115–125. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i2.180

McCartney, K., & Dearing, E. (2002). Attachment dalam Salkind, N. J. Child Development. New York: Macmillan Reference

Pratiwi, S. A., & Yuliandri, B. S. (2022). Anteseden dan hasil dari resiliensi / Antecedent and outcome of resilience. Motiva: Jurnal Psikologi, 5(1), 8–15.

Putraraka, Z. A., Adhi, B. M., & Muttaqin, I. (2025). Gambaran resiliensi santri: Studi tentang faktor ketahanan tinggal di pesantren. Inspirational Seminar on Psychology and Islamic Reflection, 1(1).

Reivich k. & shatte a. (2002). The Resilience Factor. New york broadway books.

Reshnick, G., & Roberto. (2011). Resilience in Aging; Concepts, Research, and Outcomes. London: Springer Science + Business Media, Inc.

Richardson, G. E. (2002). The metatheory of resilience and resiliency. Journal of Clinical Psychology, 58(3), 307–321. doi:10.1002/jclp.10020

Santrock. (2007). Remaja. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono, P. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Dwi Yulia Tiar Magehi, Maulana Arif Muhibbin, & Aggraeni Swastika Sari. (2026). PENGARUH SECURE ATTACHMENT OLEH ASATID TERHADAP RESILIENSI SANTRI PONDOK PESANTREN BAITUL HIKMAH JEMBER. Journal of Therapia, 3(3), 181–187. Retrieved from https://indoscholarcenter.com/index.php/JOT/article/view/535