Perkembangan peserta didik dilihat dari perspektif budaya lokal kabupaten Pandeglang
Keywords:
Perkembangan Peserta Didik, Budaya Lokal, Kabupaten Pandeglang, Karakter, Era DigitalAbstract
Perkembangan peserta didik dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah lingkungan sosial dan budaya tempat mereka tumbuh. Kabupaten Pandeglang memiliki karakteristik budaya lokal yang kuat, seperti tradisi pesantren, nilai religiusitas, gotong royong, dan kesenian Rampak Bedug yang berpotensi mendukung perkembangan moral, sosial, dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan peserta didik dalam perspektif budaya lokal Kabupaten Pandeglang serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pada era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pelaksanaan program melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pemetaan budaya, intervensi kontekstual, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket terhadap empat responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal berperan penting dalam membentuk regulasi diri, karakter religius, kecerdasan interpersonal, serta resiliensi peserta didik terhadap pengaruh negatif globalisasi. Tradisi pesantren membentuk kedisiplinan dan moral peserta didik, sedangkan kesenian Rampak Bedug meningkatkan kemampuan bekerja sama, solidaritas, dan komunikasi sosial. Hasil angket menunjukkan tingkat persetujuan sebesar 85%, yang termasuk kategori sangat baik, sehingga menunjukkan bahwa budaya lokal memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan peserta didik. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pendidikan menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat karakter peserta didik sekaligus menjaga identitas budaya di tengah perkembangan teknologi digital.
References
Anwar, K. (2021). Ekologi kultural dan perkembangan jiwa keagamaan anak. Serang: Banten Press. (hlm. 78).
Fahmi, M. R. (2024). Pendidikan kontekstual: Menggali nilai Pandeglang untuk Generasi Alpha. Jakarta: RajaGrafindo Persada. (hlm. 45).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications. (p. 14).
Sari, D. P. (2023). Seni tradisional dan kecerdasan interpersonal anak. Bandung: Alfabeta. (hlm. 112).
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif dan konstruktif. Bandung: Alfabeta. (hlm. 324).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hulman Fajri, Ida Dahlia, Siti Darajatul Aliyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









